SELAMAT DATANG DI BLOG KPRI KIPAS KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN SLEMAN PROPINSI DIY

Laman

Sabtu, 23 Agustus 2014

TAMU KITA

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun Bapak Drs Hafidz pada kesempatan kali ini ikut serta bersama Ketua KPRI ABADI yang sekaligus merupakan Kepala Subagian Tata Usaha Bapak.Muhammad Tafrikhan M.Si mengadakan kunjungan kerja ke KPRI KIPAS Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman dalam rangka studi banding yang merupakan program kerja tahun 2014 KPRI ABADI. dalam kesempatan ini Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman menerima rombongan dari Kementerian  Agama Kabupaten Madiun serta memberikan sambutan seputar perkembangan KPRI KIPAS " KPRI KIPAS dengan perkembangan sampai saat ini sudah mencapai 8 miliyar lebih untuk assetnya"

Sabtu, 16 Agustus 2014

Rabu, 02 November 2011

Pemilihan Pengurus Pengawas Periode 2012-2014

Tidak terasa masa kepengurus dan kepengawasan periode 2009-2011 akan berakhir hal ini sangat wajar dan lazim terjadi di sebuah koperasi . Apa lagi di KPRI KIPAS hal tersebut setiap 3 tahun sekali mengadakan pemilihan pengurus dan pengawas, ada yang terpilih ada yang berhenti untuk itu peran serta dari para anggota untuk menentukan akan dibawa kemana koperasi kita , apakah akan membawa kemakmuran anggota atau apa semua itu dari anggota yang menentukan pilihan memang calon pengurus dan Calon pengawas apa bila nantinya terpilih hendaknya benar-benar berfikir untuk kepentingan anggota bukan untuk kepentingan satu orang atau sekelompok orang karena koperasi berasal dari anggota untuk anggota oleh anggota.

Kamis, 01 September 2011

Minggu, 28 Agustus 2011

PROGRAM KERJA DEKOPINDA KAB SLEMAN PERIODE 2010- 2015

Keberadaan Dewan Koperasi Indonesia, khususnya di daerah dirasakan menjadi semakin penting karena pembangunan koperasi dihadapkan pada berbagai permasalaha yang sangat pelik. Diantara permasalahan yang sangat aktual adalah

- Kondisi Lingkungan strategis koperasi yang kurang mendukung tujuan koperasi

- Masih ada perasturan pemerintah( pusat dan daerah ) yang belum mendukung kepada pembangunan Koperasi, sehingga dierlukan peningkatan intensitas dan efektivitas advokasi yang dilakukan oleh Pimpinan Dekopida

Sabtu, 27 Agustus 2011

HARI KOPERASI KE 64 TAHUN 2011


Salah satu keputusan koperasi I tanggal 12 Juli 1947 di kota Tasikmalaya Jawa Barat antara lain, bahawa kemakmuran rakyat harus dilaksanakan berdasarkan pasal 33 dengan koperasi rakyat, koperasi ekonomi, sebagai alat pelaksana distribusi barang-barang enting harus diselnggarakan oleh koperasi; dan menentapkan tanggal 12 Juli sebagai"Hari Koperasi Indonesia",yang setiap tahun harus diperingati.

Setelah 64 tahun terselenggaranya konggres koperasi 1, butir-butir keputusan tersebut diatas hanya satu butir yang terealisasi secara rutin yaitu penyelenggaraan peringatan Hari Koperasi setiap tahunnya sedangangkan kemakmuran rakyat yang berdasarkan pasal 33 dan distribusi barang-barang penting oleh koperasi sampai saat ini masih belum terwujud secara kongkrit

Minggu, 07 Agustus 2011

PRINSIP PENDIDIKAN PERKOPERASIAN

Dengan pendidikan itu manusia mampu berpikir lebih maju, kreatifitasnya lebih cepat tumbuh dan menanggapi idae-idea kemajuan tidak akan bersikap apriori bahkan akan mendukung secara pro aktif terhadap setiap pembaharuan. Wawasan akan semakin luas, ketrampilan semakin beragam, kesempatan semakin terbuka. Banyak alternatif pengembangan diri yang dimiliki. Hal ini dapat membangun sikap optimis, tidak mudah berpikiran kusut, takut dan carut marut. Dia akan menatap kehidupan ini dengan penuh percaya diri dan optimisme. Dengan pendidikan Koperasi pun akan banyak berdampak positif terhadap perkembangan Koperasi, lebih-lebih jika kepercayaan terhadap pengelola Koperasi sudah mantap, dukungan terhadap program-programnya solid, maka Koperasi akan semakin maju, kesejateraan pun semakin meningkat

Dengan kondisi anggota terdidik dan faham akan seluk beluk Koperasi tahu hak dan kewajiban, maka Koperasi akan mengalami kemajuan pesat. Tidak ada anggota yang bersikap macam-macam hanya karena ketidak tahuan terhadap persoalan Koperasi, karena ia tidak memiliki berbagai pengetahuan tentang Koperasi sebagai hasil pendidikan yang diperolehnya Inilah kondisi ideal yang kita dambakan dalam pelaksanaan pendidikan Koperasi.

Kebijakan Pemerintah Tentang Perkoperasian

Sisterm ekonomi kerakyatan yang dikembangkan harus bertumpu pada mekanisme pasar yang berkeadilan dengan prinsip persaingan yang sehat dan memperhatikan pertumbuhan ekonomi, nilai-nilai keadilan, kepentingan sosial, kualitas hidup, pembangunan berwawasan lingkungan dan berkelanjutan, sehingga terjamin kesempatan yang sama dalam berusaha dan bekerja, perlindungan hak-hak konsuimen, serta perlakuan yang adil bagi seluruh masyarakat. Dalam sistem ekonomi kerakyatan, maka memberdayakan pengusaha kecil, menengah dan koperasi menjadi prioritas utama dalam pembangunan ekonomi nasional (GBHN 1999, Misi butir 7 dan Arah Kebijakan Ekonomi butir 11)

Pembagian TWK Periode Januari Juni 2011

Dengan datangnya bulan Ramadhan 1432 H KPRI KIPAS disibukan dengan ada pembagian TWK Untuk Periode Januar - Juni 2011 , seperti yang sudah sudah anggota kpri kipas akan berbondong

Selasa, 19 Oktober 2010

Lambang Koperasi Dulu dan sekarang


Lambang gerakan koperasi Indonesia memiliki arti sebagai berikut : / Lama

1. Rantai melambangkan persatuan dan persahabatan yang kokoh.
2. Roda bergigi menggambarkan upaya keras yang ditempuh secara terus menerus.
3. Kapas dan padi berarti menggambarkan kemakmuran rakyat yang diusahakan oleh koperasi.
4. Timbangan berarti keadilan sosial sebagai salah satu dasar koperasi.
5. Bintang dalam perisai artinya Pancasila, merupakan landasan ideal koperasi.
6. Pohon beringin menggambarkan sifat kemasyarakatan dan kepribadian Indonesia yang kokoh berakar.
7. Koperasi Indonesia menandakan lambang kepribadian koperasi rakyat Indonesia.
8. Warna merah dan putih menggambarkan sifat nasional Indonesia

Lambang gerakan Koperasi Indonesia memiliki arti sebagai berikut : / Baru
1.Lambang Koperasi Indonesia dalam bentuk gambar bunga yang memberi kesan akan perkembangan dan kemajuan terhadap perkoperasian di Indonesia, mengandung makna bahwa Koperasi Indonesia harus selalu berkembang, cemerlang, berwawasan, variatif, inovatif sekaligus produktif dalam kegiatannya serta berwawasan dan berorientasi pada keunggulan dan teknologi;

2.Lambang Koperasi Indonesia dalam bentuk gambar 4 (empat) sudut pandang melambangkan arah mata angin yang mempunyai maksud Koperasi Indonesia:
o     Sebagai gerakan koperasi di Indonesia untuk menyalurkan aspirasi;
o     Sebagai dasar perekonomian masional yang bersifat kerakyatan;
o     Sebagai penjunjung tinggi prinsip nilai kebersamaan, kemandirian, keadilan dan demokrasi;
o     Selalu menuju pada keunggulan dalam persaingan global.
 3.Lambang Koperasi Indonesia dalam bentuk Teks Koperasi Indonesia memberi kesan dinamis modern, menyiratkan kemajuan untuk terus berkembang serta mengikuti kemajuan jaman yang bercermin pada perekonomian yang bersemangat tinggi, teks Koperasi Indonesia yang berkesinambungan sejajar rapi mengandung makna adanya ikatan yang kuat, baik didalam lingkungan internal Koperasi Indonesia maupun antara Koperasi Indonesia dan para anggotanya;

 4.Lambang Koperasi Indonesia yang berwarna Pastel memberi kesan kalem sekaligus berwibawa, selain Koperasi Indonesia bergerak pada sektor perekonomian, warna pastel melambangkan adanya suatu keinginan, ketabahan, kemauan dan kemajuan serta mempunyai kepribadian yang kuat akan suatu hal terhadap peningkatan rasa bangga dan percaya diri yang tinggi terhadap pelaku ekonomi lainnya;

 5.Lambang Koperasi Indonesia dapat digunakan pada papan nama kantor, pataka, umbul-umbul, atribut yang terdiri dari pin, tanda pengenal pegawai dan emblem untuk seluruh kegiatan ketatalaksanaan administratif oleh Gerakan Koperasi di Seluruh Indonesia;
 6.Lambang Koperasi Indonesia menggambarkan falsafah hidup berkoperasi yang memuat:
o     Tulisan    : Koperasi Indonesia yang merupakan identitas lambang;
o   Gambar : 4 (empat) kuncup bunga yang saling bertaut dihubungkan bentuk sebuah lingkaran yang menghubungkan satu kuncup dengan kuncup lainnya, menggambarkan seluruh pemangku kepentingan saling bekerja sama secara terpadu dan berkoordinasi secara harmonis dalam membangun Koperasi Indonesia;
o     Tata Warna :
     a. Warna hijau muda dengan kode warna C:10,M:3,Y:22,K:9;
     b. Warna hijau tua dengan kode warna C:20,M:0,Y:30,K:25;
     c. Warna merah tua dengan kode warna C:5,M:56,Y:76,K:21;
     d. Perbandingan skala 1 : 20.


Sabtu, 07 Agustus 2010

Kasubag Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Sleman

Sekarang Beliau bertugas di Kasubag Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Sleman merupakan
salah seorang sarjana Hukum dari Universitas Widya Mataram yang lulus gelas sarjana Hukum pada tahun 1992, beliau lahir di sebuah kota di Jawa Tengah tepatnya di Purworejo pada tanggal 29 Juni 1962. Setelah merahi gelar sarjana diteruskan dengan gelar yang kedua pada tahun itu juga meraih gelar dengan menikahi seorang gadis asal sleman bernama Sri Wahyuni Wulandari yang lahir pada tanggal 14 Nopember 1964 sampai saat ini bertugas di Madrasah Aliyah Negeri III Yogyakarta
Dari pernikah tersebut dikaruniai 2 orang putra yaitu anak Pertama bernama FAIS sekarang duduk di kelas satu SMA 1 Sleman dan Putra yang kedua bernama Ryo sekarang kelas 5 SD Muh Sleman
Bapak Gatot panggilannya mulai masuk di KPRI KIPAS pada tanggal 9 Januari 1996 dan mulai menjadi Pengurus di KPRI KIPAS pada Periode 2006 - 2008 , 2008-2011 semoga kepengurusan yang akan datang dapat terpilih kembali , Amiin

Rabu, 04 Agustus 2010

Buntung Merasa Untung

Dilihat dari sudut pandang Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar,judul tulisan ini tidak pas, Mungkin sekali perkata “ buntung” belum masuk ke kosakata Bahasa Indonesia sehingga judul tulisan ini tidak dapat dikualifikasikan sebagai ungkapan dengan Bahasa Indoensia yang baik dan benar. Pertimbngan iramlah yang memaksa “ buntung” dikaitkan dengan “ inting” dalam satu ungkapan. Dan irama itu menjadikan ungkapan tersebut lebih komunikatif. lebih mudah diingat dan semoga lebih mudah dipahami.

Melestarikan kesucian Jiwa


Sebentar lagi datangnya bulan suci Ramadlon, bulan yang didalamnya membuat kita banyak terlatih, terdidik dan bahkan terbimbing agar mampu mengendalikan serta mengoreksi diri sehingga dapat mencapi fitroh atau kesucian jiwa dalam kehidupannya. Dengan selalu menjaga jiwa yang suci akan terjauh dari sifat yang jahat yang selalu mengajak kepada perbuatan dosa dan maksiat.
Sebagaimana kita pahami bahwa antara kesucian jiwa dan ketentraman hidup seseorang atau sekelompok atau sekeluarga itu saling terkait dan saling mendukung serta saling memerlukan.
Jiwa yang suci sangat besar pengaruhnya pada tingkah laku juga sikap dan akhlaq seseorang. Sebab akhlaq seseorang itu sangat mempengaruhi pergaulan dan hubungan keluarga setiap saat.
Bila kata “keluarga “ disebut, maka yang terbayang atau tergambar dalam benak kita adalah sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu rumah yang terdiri dari ayah-ibu dan anak, mungkin adanya kerabat yang lain yang bersamanya. Kita tahu bahwa setiap keluarga

Bukti Cinta Kepada Allah

Katakanlah” Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah ikutilah aku, niscaya Alalh mengasihimu dan mengampuni dosa-dosamu. Dan Allah itu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”
Katakanlah “ Taatilah Allah dan RasulNya, jika kamu berpaling maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir ( QS. Ali Imran 31-32 )

Sabtu, 31 Juli 2010

Hak Anggota Lama Dan Baru

Pertanyaan :
Saya anggota KPRI KIPAS yang telah mendekati pensiun, setelah pensiun saya mungkin tidak menjadi anggota KPRI KIPAS lagi. Pertanyaan saya, bagaimana hak anggota tua seperti saya dibandingkan anggota baru, atas kekayaan-kekayaan KPRI KIPAS yang berupa harta tetap, misal tanah, gedung, kendaraan dll.
Atas Jawaban pengurus disampaikan terima kasih

Menjadi Anggota KPRI KIPAS

Pertanyaan
Penanya seorang pegawai di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman yang belum menjadi anggota KPRI KIPAS. Informasi yang saya terima, KPRI KIPAS menyelenggarakan arisan kendaraan bermotor roda dua ( Sepeda motor ) bahkan saat ini dalam taraf merintis arisan gelombang / angkatan ke tiga.
Pertanyaan saya
1. Bagaimana caranya saya bisa menjadi anggota KPRI KIPAS ( mohon penjelasan )
2. Bolehkan saya begitu diterima menjadi anggota KPRI KIPAS langsung ikut arisan kendaraan ( mohon penjelasan )

Jumat, 30 Juli 2010

Kereta Api Argo Bromo Anggrek

Tiga dari enam gerbong rangkaian Kereta Api Argo Bromo Anggrek keluar jalur saat hendak memasuki Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Jumat (30/7) petang. Pihak PT KAI belum memastikan penyebab kecelakaan itu,

Sekitar 100 meter menjelang pemberhentian stasiun, tiba-tiba tiga dari enam gerbong rangkaian kereta itu anjlok dengan posisi roda keluar dari rel. Rangkaian gerbong kereta jurusan Surabaya-Jakarta yang anjlok berada pada lintasan yang menikung.

Petugas masih berupaya mengevakuasi gerbong yang anjlok, agar tidak mengganggu rangkaian kereta yang akan lewat. Saat gerbong anjlok, KRL jurusan Bekasi-Kota belum bisa lewat. Kereta jurusan Bogor-Jakarta tidak terganggu.

Rabu, 21 Juli 2010

Pendidikan & Pelatihan Dasar Dasar Perkoperasian

Pembukaan Pendidikan & Pelatihan Dasar-Dasar Perkoperasiaan Pada Jam 9.00 WIB 10 Juli 2010 Yang dilakukan Oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman Bp Drs H. Arif Djufandi yang dilanjutkan dengan pemberian Sambutan

ANGGOTA KPRI KIPAS